cara menghitung usia kehamilan secara manual

Cara Menghitung Usia Kehamilan Secara Manual

Saat tespack sudah menunjukkan garis 2 atau positif hamil, maka ada satu pertanyaan di otak kita. Berapa usia kehamilan sekarang? Ini penting sekali untuk menentukan kapan hari perkiraan lahirnya. Terutama jika saat kita mengetahui kalau positif hamil itu setelah lama sekali tidak mendapat haid. Atau telat menstruasi.

Tak perlu cemas. Tinggal datang ke dokter atau bidan untuk menanyakan mengenai umur kehamilan ataupun hari perkiraa lahir (HPL). Namun sebelum kita memutuskan untuk datang ke dokter, tidak ada salahnya kita tahu. Bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara manual.

Berikut ini ada beberapa pilihan cara murah dan mudah yang bisa kita lakukan sendiri dirumah.

  • Dengan Patokan HPHT

Cara menghitung usia kehamilan secara manual yang banyak dipakai adalah menggunakan patokan HPHT. Apa itu HPHT? HPHT adalah singkatan dari hari pertama haid terakhir. Maksudnya, kapan hari pertama haid pada haid terakhir sebelum terjadinya kehamilan. Misalnya, sebelum hamil kita haid dari tanggal 1 hingga tanggal 8 januari. Berarti HPHT nya tanggal 1 januari. Kenapa masih haid malah dihitung awal kehamilan? Ini hanya untuk mempermudah saja. Karena tidak ada satu orangpun yang tau kapan terjadinya fertilisasi atau pembuahan dalam rahim.

Cara menghitung usia kehamilan secara manual dengan HPHT ini sangat mudah. Tinggal hitung saja. Dari HPHT sampai kita menghitung ada berapa hari. Tinggal dibagi 7 untuk menentukan jumlah minggu.

  • Dengan Patokan Fundus Uteri
cara menghitung usia kehamilan secara manual

Sebelum membahas mengenai cara menghitung umur kehamilan secara manual dengan patokan fundus uteri, terlebih dahulu kita ketahui apa itu fundus uteri. Fundus uteri adalah puncak rahim. Yang mana akan semakin meninggi seiring bertambahnya usia kehamilan. Caranya, raba fundus uteri yang ditunjukkan dengan bagian menonjol pada perut. Lalu ambil alat ukur yang lentur. Tarik dari fundus uteri hingga tulang kemaluan. Misalnya pajannya 20 cm, berarti menandakan usia kehamilan 20 minggu.

  • Dengan Mendeteksi Gerakan Janin
Baca Juga :  USG Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Haid Tidak Teratur

Selain dua cara diatas, cara menghitung usia kehamilan secara manual dengan patokan gerakan janin. Caranya sangat mudah. Saat janin sudah terasa bergerak, usia kehamilan sudah berada antara 18 hingga 20 minggu. Itu untuk kehamilan pertama. Berbeda dengan kehamilan kedua, ketiga dan seterusnya, jika janin sudah bergerak kemungkinan usia kehamilan sudah menginjak antara 16 hingga 18 minggu. Tapi sayangnya cara menghitung usia kehamilan secara manual dengan  patokan gerakan janin ini kurang akurat.

  • Dengan Rumus 4 1/3

Cara menghitung usia kehamilan secara manual selanjutnya adalah dengan rumus menghitung usia kehamilan manual. Rumusnya :

( Tanggal sekarang – HPHT ) X 4 1/3 = umur kehamilan

Misalnya tanggal sekarang 2 februari. Sedangkan HPHT nya tanggal 1 januari. Berarti cara menghitungnya :

[(2-2) – (1-1)] X 4 1/3

(Hari – hari) (bulan – bulan) (tahun – tahun) X 4 1/3,  jika di tahun yang sama, tahun ditiadakan atau tidak perlu diikutkan perhitungan.

(2 – 1), (2 – 1) X 4 1/3

Berarti 1 bulan, 1 hari X 4 1/3

(1 bulan X 4) dan (1 bulan X 1/3)

4 minggu + 1/3 minggu

Berarti usia kehamilan 4 minggu 2 hari.

Bagaimana? Sangat mudah, bukan?

Itulah beberapa cara menghitung usia kehamilan secara manual. Sangat mudah dan siapapun bisa menghitungnya.